Selasa, 04 September 2012

PENYAKIT SALURAN PERNAFASAN


ORNITHOSIS

Penyebab dan gejala
Ornithosis disebabkan bakteri kecil : chlamydia psittaci. Selain menginfeksi saluran pernafasan, organ bagian dalam seperti hati dan limpa dapat terserang. Gejala terserang ornithosis adalah : burung terlihat mengantuk, bulu-bulu leher dan kepala naik, nafsu makan turun, bulu menjadi kusam, kurus, dan mengeluarkan kotoran hijau cair. Tanda-tanda terserang ornithosis juga terlihat pada mata berair, rongga hidung kotor dan atau berair, radang tenggorokan, kepala bengkak dan kadang ditemukan susah bernafas dengan paruh yang terbuka. Pada kasus yang parah, badan burung akan bergetar. Ornithosis juga menyerang selaput mata yang disertai dengan keluarnya air mata dalam jumlah yang banyak. Jika burungi muda terserang, kematian lebih cepat dapat terjadi.
Pada infeksi ringan (sulit terdeteksi), burung tidak dapat berprestasi dengan baik karena kondisinya yang tidak optimal. Pada saat ternak, hasil kurang maksimal karena pembuahan sulit terjadi dan persentasi telur menetas akan kurang.

Pengobatan
Dengan menggunakan Ornicure, Ornicure adalah pengobatan terbaik melawan ornithosis. Pengobatan ornithosis memerlukan waktu cukup lama, karena butuh waktu yang cukup untuk membunuh kuman yang ada pada organ bagian dalam. Pengobatan dilakukan selama 4 (empat) sampai 6 (enam) minggu untuk memastikan hasilnya maksimal. Bila pengobatan dihentikan sebelum waktunya. Penyakit ini akan kembali dan bahkan bisa lebih kuat dari sebelumnya.


CORYZA / SNOT

Selain chlamydia, panthogen penyebab ornithosis, terdapat bakteri dan virus lain penyebab infeksi saluran pernafasan pada merpati. Infeksi ini disebut kepala bengkak atau coryza/snot.

Gejala
Pada beberapa kasus, kita temukan peradangan mata, lubang hidung yang kotor dan seringkali bersin. Burung menggaruk telinga, mata atau hidung dan sering menggelengkan kepala. Bulu sekitar hidung dan mata akan naik bulu merpati tidak lagi halus dan mengkilat tetapi terasa kusam, membran tenggorokan yang normalnya merah jambu menjadi biru kemerahan. Paruh akan sedikit terbuka dan merpati mengalami kesulitan bernafas terutama saat setelah beraktifitas. Pada kasus yang sudah parah, mata burung akan tertutup sebelah dan selaput mata akan menjadi buram.

Pengobatan dan pencegahan
Infeksi coryza secepat mungkin harus diobati dengan menggunakan Ornicure. Untuk hasil yang efisien dalam pemakaian ornicure, perlu diperhatikan hal sebagai berikut :
  • Gunakan air yang bersih dan matang
  • Jangan berikan mineral dan grit selama pengobatan
  • Lakukan pengobatan selama 5-10 hari

Disamping pengobatan, perhatikan keadaan kandang. Kandang harus selalu dalam keadaan kering, hangat dan bebas dari aliran udara yang kuat. Aliran udara yang masuk ke dalam kandang harus bersirkulasi. Ventilasi khusus dibutuhkan bila atap dalam kondisi tertutup. Tindakan pencegahan infeksi saluran pernafasan sangat dianjurkan untuk mencegah penyakit saluran pernafasan pada saat lomba.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar