Senin, 10 Juni 2013


KELUARGA SAKINAH

Ke 3 dari kiri : Jantan YS
Ke 4 dari kiri : Betina lokal

4 anakannya tentu saja F1YS.



Budaya masyarakat kita, terutama generasi tua, memiliki anggapan, jika anak lebih mirip sang ayah, maka kehidupan rumah tangga diperkirakan harmonis.

Saya kira anggapan itu hanyalah mitos belaka. Saya juga tidak tahu persis apa yang menjadi dasarnya. Satu-satunya yg sy mengerti, mungkin sang ayah meyakini bahwa anak yg mirip dengan dirinya tidak mungkin berasal dari "benih" ayah yang yang lain. Benar juga seh memang, sebab, jika lebih mirip ibunya, maka ada kemungkinan yang jadi ayahnya belum tentu suaminya.

Ingin saya katakan sekali lagi, bahwa anggapan diatas itu jelas hanyalah mitos. Karena pewarisan sifat dari orang tua kepada anaknya mengikuti beberapa hukum, salah satunya adalah Dominan -Reseif. Karakter dominan dan resesif tetap akan diwariskan kepada anakannya, tetapi faktor dominanlah yang akan nampak dan menjadi ciri paling menonjol pada anakaannya. Demikian menurut Mendel, sang ahli Ilmu Genetika.

Perhatikan foto diatas, dua anaknnya mirip seperti sang ayah dan dua lagi mirip sang ibu, benar-benar adil bukan?

Jelas mereka keluarga sakinah. Kedua induknya telah mencurahkan segala kasih sayangnya dengan membesarkan ke 4 anakannya secara merata. Kedua indukan inipun adalah pengasuh yang baik. Coba saja perhatikan, posisi mereka saat istirahat, posisnya benar-benar berkeadilan. Dua anakannya ada 2 di sisi kiri dan 2 lagi ada di sisi kanan. Dengan posisi ideal seperti ini, disela-sela mengasuh anakannya, para orang tua tidak kehilangan momen mesranya.....

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar